Sabtu, 25 September 2010

CINCIN INI

"Wah jariku jadi langsing..." Tatapku pada jari yang kosong

Cincin yang sudah hampir 21 tahun melingkar disana

kini mesti ku lepas kepada sang pengrajin emas

karena sudah terlalu sempit untuk jari yang mulai gemuk bersama melajunya usia-ku.

“Tolong dibesarkan satu nomer pak..” Kataku padanya

“Baik bu, butuh dua atau tiga hari ya untuk men-servisnya” Katanya padaku

Dalam hati, aku berharap tubuhku tidak melar lagi,

agar cincin itu bakal cukup sampai akhir waktu-ku nanti.

Kini cincin itu belum kembali menempati jariku..

Aku masih memandangi jariku yang terlihat aneh

Terlihat tidak seimbang dan mengecil di bagian pangkalnya

Sangat berbeda dibandingkan dengan jariku yang lain.

Tapi aku tahu keanehan itu adalah lambang kesetiaan bagiku.

Aku mempertahankan dia ada disana dengan airmata dan doa.

Walaupun aku tahu sudah sangat lama engkau melepaskan cincin itu dari jarimu

Tapi hal itu tidak membuatku ingin melepaskan cincin ini dari jariku.

Biarlah kesetiaan ini masih jadi milikku

Karena hanya ini yang aku punya

Aku tidak lagi berhitung, engkau menghargai atau tidak kesetiaanku

Aku tidak lagi mempertahankan harga diriku, aku ini berarti atau tidak bagimu

Aku hanya ingin setia pada Tuhan-ku

Yang sudah memeteraikan cincin ini di jari-ku

Aku hanya ingin berdiri tegak di hadapan Allah dengan memakai cincin ini

Karena aku tahu hanya DIA-lah yang menerima aku apa adanya.

Aku tahu kelak bila tiba waktu itu…

DIA hanya menanyakan padaku “Mana jari manismu Linda?”

Dan DIA akan tersenyum padaku dan memeluk aku…..

Coretan iseng pengisi liburan

28 Mei 2010

Tulisan ini aku hadiahkan untuk cici-ku yang tercinta

Yang hari ini merayakan Ulang tahun perkawinannya yang ke-38

Aku meneladanimu ce..

Kerukunan dan kesetiaan kalian jadi kekuatan bagiku untuk berjuang, thanks…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar