Penghianatan itu luka...
Getirnya melebihi kopi pahit...
Pembodohan itu sakit...
Lukanya menembusi nalar..
Karena penghianatan, Tuhanku dilukai...
Karena pembodohan Tuhanku berada di puncak Golgota....
Ajari aku Tuhan untuk menerima
kegetiran luka penghianatan sebagai bagian dari hidup...
Ajari aku Tuhan untuk menerima
sakit pembodohan yang menembus nalar sebagai bagian dari musibah...
ajar aku bijaksana menghitung hari-hari kebahagiaanku
yang senantiasa patut aku syukuri
sebagai bagian dari hidupku...
Let go.... Let God.....
I will happy... I will strong....
I love You Lord....
(Denpasar, 27 July 2009 pk.03.54)
Getirnya melebihi kopi pahit...
Pembodohan itu sakit...
Lukanya menembusi nalar..
Karena penghianatan, Tuhanku dilukai...
Karena pembodohan Tuhanku berada di puncak Golgota....
Ajari aku Tuhan untuk menerima
kegetiran luka penghianatan sebagai bagian dari hidup...
Ajari aku Tuhan untuk menerima
sakit pembodohan yang menembus nalar sebagai bagian dari musibah...
ajar aku bijaksana menghitung hari-hari kebahagiaanku
yang senantiasa patut aku syukuri
sebagai bagian dari hidupku...
Let go.... Let God.....
I will happy... I will strong....
I love You Lord....
(Denpasar, 27 July 2009 pk.03.54)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar