Ketika kau tidak menyapaku..
Mungkin bukan karena engkau menolakku...
Ketika kau bersahabat dengan orang yang menyakitiku..
Mungkin bukan karena engkau memusuhiku...
Ketika kau tidak punya waktu lagi untukku...
mungkin bukan karena kau mau meninggalkanku...
Aku mencoba mempercayai sebuah perjalanan...
Aku mencoba mempercayai sebuah persahabatan..
yang diam tanpa suara..
'gema'nya akan sampai juga ke ujung bumi
tempat dimana Sang Cinta bertahta
dan aku yakin ada Sang pencinta disana
menungguku tanpa batas..
Cukup satu... tapi total...
Terimakasih cinta
dipenghujung waktu kau ada
tak lekang oleh waktu
tak pupus oleh senyum..
dan kau membisikkan
"Akulah sejatimu...
Tidak ada yang perlu kau risaukan lagi..
Tidak ada yang perlu kau takutkan lagi..
Biarlah mereka itu berlalu..
Biarlah mereka itu lenyap...
Mereka terlalu berhitung denganmu...
dan matematika mereka yang hanya sebatas pandang...
Cukup tanganku..
cukup kerapuhanku
yang akan membawamu
sampai pada Sang Cinta
yang kau mimpikan..."
(Denpasar 18 Maret 2010, untuk sahabat-sahabatku dan Sang Pencinta)
Sabtu, 25 September 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar