Aku tahu ketika aku tersenyum
engkau-pun tersenyum
karena bahagia-ku adalah bahagia-mu juga...
Aku tahu ketika aku menangis
engkau-pun menangis bersama-ku
berusaha menemani-ku sepanjang waktu berharga-mu
Aku tahu ketika aku susah
kau ulurkan tangan-mu pada-ku
kau berjuang semampu-mu untuk menolong-ku
karena sayang-mu pada-ku tanpa hitungan angka
Aku tahu ketika aku takut...
engkau menyediakan badan-mu untuk menjadi batukarang-ku
dengan segala keterbatasan-mu
engkau menahan hempasan gelombang itu untuk-ku
Sayang-mu adalah sayatan hati-mu
yang kau berikan pada-ku
Sayang-mu adalah pendaran kilau mata-mu
tanpa kata-kata
tanpa batasan ruang dan waktu
Sayang-mu adalah luapan cinta Tuhan
yang hanya berisi pemberian diri
dan selalu menerangi hari-hariku
langkah-langkah-ku
Dan sayang-mu itu selalu ada di dalam jiwa-ku
sampai aku membawanya ke Sorga
dan menyerahkan kepada Allah Bapa-ku disana
(Denpasar, 21 September 2010)
Thanks untuk sayang-mu yang menghidupi-ku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar